PROFIL SHINOBI

Pain Nagato

 

Pain adalah sebuah Boneka berupa mayat yang dikendalikan oleh Mata Rinnegan penggunanya, Pain terdiri dari 6 Orang yang masing-masing memiliki kekuatan dari 6 jalur Rinnegan. setiap Pain hanya memiliki 1 kekuatan saja. Pengguuna dapat mengendalikan mayat-mayat tersebut dengan cakranya dari jauh melalui batang hitam penerima cakra yang ditanamkan pada tubuh Pain tersebut, setiap Pain a
kan dapat berbagi penglihatannya dengan Pain lain, sehingga jika salah satu Pain diserang, maka Pain tersebut dapat menghindar meskipun Pain tersebut tidak dalam posisi melihat musuh apabila Pain yang lain melihatnya. Pain yang dibuat Nagato memiliki banyak tindikan yang menggunakan batang hitam tersebut di sekujur tubuh mereka, Batang Hitam itu juga digunakan sebagai senjata mereka dalam pertarungan. jika Batang hitam tersebut tertusuk di tubuh musuh, maka Nagato juga dapat mempengaruhi orang yang tertusuk batang hitam tersebut, Orang yang tertusuk akan mengalami gangguan pada Cakranya dan mereka seperti melihat mata Rinnegan di pikiran mereka. Pain diciptakan dengan tujuan untuk menggantikan Nagato dalam pertarungan, karena Nagato sulit berjalan karena kakinya lumpuh akibat ranjau kertas peledak milik Hanzou. untuk mengendalikan Pain, Nagato harus berada di tempat tertinggi di area sekitar Pain itu berada, karena itu merupakan tempat terbaik untuk mengirimkan sinyal cakra kepada Pain. Nagato menghiasi Pain-pain tersebut dengan ikat kepala Amegakure yang telah di gores dan juga pakaian Akatsuki, beserta ciri dari penampilan Akatsuki, yaitu kuku jari yang dicat hitam. Pain dibagi 6 dan dinamakan sesuai dengan Kekuatan Jalur Rinnegan, Nama Pain tersebut adalah:

-Pain Tendou (God Realm)
-Pain Gakidou (Hungry Ghost Realm)
-Pain Chikusodou (Animal Realm)
-Pain Ningendou (Human Realm)
-Pain Jigokudou (Hell Realm)
-Pain Shuradou (Demon Realm)

dari pengamatan Jiraiya ketika bertarung dengan Pain, Jiraiya mengenal wajah-wajah Pain tersebut, Jiraiya mengatakan bahwa mereka adalah orang yang pernah ditemuinya sebelumnya.

1. Pain Tendou
Pain Tendou menggunakan mayat Yahiko. Yahiko merupakan teman Nagato yang sangat dekat dengannya, Yahiko adalah orang yang menginspirasi Nagato akan kedamaian, Impain Yahiko akan kedamaian menjadi Impian dari Nagato pula, mungkin itu sebabnya Yahiko menjadi Pain yang sangat dominan dan selalu muncul dalam pertemuan antar anggota Akatsuki. Pain Tendou memiliki beberapa kemampuan, antara lain.

- Shinra Tensei


-Bansho Tennin


-Chibaku Tensei


2. Pain Gakidou
Pain Gakidou menggunakan mayat seseorang dari Kusagakure, tidak banyak diketahui tentang orang ini. kemampuan Pain Gakidou adalah menyerap Cakra dan Ninjutsu.


3. Pain Chikusodou.
Pain Chikusodou awalnya menggunakan mayat seorang ninja dari Klan fuma, Jiraiya dapat mengenalinya karena bekas luka sayatan di dahinya akibat pertarungannya dengan Jiraiya. setelah Jiraiya membunuh Pain Chikusodou dan mengambil mayatnya, Nagato membuat Pain Chikusdou yang baru menggunakan mayat seorang bocah perempuan.


4. Pain Ningendou
Pain Ningendou menggunakan mayat seorang Ninja dari Takigakure, kemampuan Pain Ningendou adalah menarik arwah orang yang disentuhnya sekaligus dapat mengetahui segala informasi tentang orang tersebut.


5. Pain Jigokudou
Pain Jigokudou menggunakan mayat seorang petani yang pernah ditemui Jiraiya. Kemampuan Pain Jigokudou adalah memunculkan sesosok kepala Manusia yang dapat menarik nyawa orang dan menghidupkan orang yang sudah mati.

6. Pain Shuradou
Pain Shuradou menggunakan mayat seseorang yang tidak diketahui identitasnya. Kemampuan Pain Shuradou sangat unik, mampu memanipulasi tubunya menjadi senjata-senjata baja yang terkesan modern, secara fisik hampir terlihat seperti Robot atau Android.

7. Nagato
Mata Rinnegan memiliki semua kekuatan keenam Pain yang berada diluar hidup dan Mati, Nagato merupakan Pain ketujuh yang memiliki kekuatan diluar hidup dan mati tersebut. Teknik yang digunakan Nagato saat itu adalah Gedou Rinne Tensei no Jutsu, teknik yang membangkitkan orang-orang yang telah dibunuhnya



SCRIPT-BY GACNS

0 komentar:

Posting Komentar